Monday, April 5, 2010

William Soeryadjaya Sang Pelopor Industri Otomotif

You should be able to find several indispensable facts about tech in the following paragraphs. If there's at least one fact you didn't know before, imagine the difference it might make.
Jakarta (ANTARA News) - Jelang penghujung malam, ketika umat Kristiani sedang sibuk merayakan Paskah, tokoh besar dalam dunia lowongan kerja terbaru bisnis Indonesia, William Soeryadjaya menghembuskan nafas terakhir dalam usia yang tengah beranjak ke angka 88 tahun. "Beliau meninggal dunia, Jumat malam, sekitar pukul 22.50 WIB, setelah dirawat cukup lama," kata seorang petugas jaga RS Medistra kepada ANTARA, ketika dikonfirmasi, menjelang dini hari.

William Soeryadjaya lahir di Majalengka, 20 Desember 1922 dengan nama asli Tjia Kian Lion. Nama William Soeryadjaya yang biasa disapa Om William mulai berkibar di jagat bisnis berita indonesia terbaru dengan bendera Astra Internasional Inc yang didirikannya pada tahun 1957 bersama adiknya Tjia Kian Tie, dan seorang temannya bernama Lim Peng Hong.

Dari usaha yang bergerak memasarkan minuman ringan, mengekspor hasil bumi, hingga minyak serai, Astra Internasional Inc berkembang menggeluti bisnis otomotif pada tahun 1968, dengan menjadi agen General Motor, yang memasukkan 800 truk Chevrolet ke Indonesia. Itulah cikal bakal bisnis otomotif Astra Internasional, sebelum akhirnya Astra menjadi perakit dan pemasar nomor wahid untuk otomotif asal Jepang di Indonesia.

Berkat kepiawaiannya membangun bisnis, Astra Internasional berkembang tidak hanya menjadi perakit dan pemasar otomotif, tapi juga menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan alat-alat berat. Bahkan kini berkembang ke bisnis pertambangan, infrastruktur, dan jasa keuangan.

"Visi bisnisnya sangat hebat, melihat jauh ke depan," ujar salah satu Direktur PT Astra Internasional Tbk, Johnny Darmawan. Ia mengatakan keuntungan yang diraih para pemangku kepentingan dari perusahaan itu kini merupakan bagian dari informasi lowongan kerja terbaru keras Om William di masa lalu. Walaupun kini keluarga besar Soeryadjaya tidak lagi menjadi pemegang saham utama perusahaan yang dirintis orang tuanya itu.

Sejak Bank Summa yang dipimpin putra sulungnya Edward Soeryadjaya dinyatakan kalah kliring, lalu dilikuidasi oleh pemerintah Desember 1992, William Soeryadjaya, menjadikan dirinya sebagai jaminan pribadi untuk menyelesaikan seluruh kewajiban bank itu. Sejak itu ia melepas perusahaan yang dirintisnya itu.

Johnny yang juga menjadi Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) mengenang dan menilai pada masa kepemimpinan Om William itu pula tercipta mobil dengan karakter berita indonesia terbaru yang menjadi cikal bakal mobil serbaguna, yaitu Toyota Kijang. Pada tahun 1977, Astra Internasional bersama Toyota Motor Corp membangun mobil dengan DNA dari Indonesia.

Dari penjualan sebesar 200 unit per bulan sejak diuncurkan pada 9 Juni 1977, penjualan Toyota Kijang terus meningkat hingga melewati angka 8.000 unit per bulan pada 2004 dan setelah mengalami perkembangan lima generasi, Toyota Kijang menjadi produk global dengan nama Innova yang kini produksinya di atas 3.000 unit per bulan baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

"Jadi dapat dikatakan Om William merupakan perintis atau pelopor yang meletakan dasar industri otomotif di Indonesia," ujar Johnny.

Kini PT Astra Internasional Tbk menjadi pemimpin pasar otomotif dengan menjadi perakit dan pemasar merek mobil dan sepeda motor terkemuka antara lain Toyota, Daihatsu, Isuzu, Nissan Diesel dan Peugeot, serta sepeda motor Honda. Tahun lalu Grup Astra menguasai 56 persen penjualan mobil di berita indonesia terbaru dan 46 persen penjualan sepeda motor di negeri ini.

Hal senada dikemukan Wakil Ketua Umum Kadin berita indonesia terbaru Bidang Industri, Riset, dan Teknologi, Rachmat Gobel. Rachmat yang ketika dihubungi sedang berada di Jepang, menilai pada masa William Soeryadjaya lah sebenarnya telah diimplementasikan mobil murah dengan harga terjangkau sesuai selera konsumen Indonesia.

You can see that there's practical value in learning more about tech. Can you think of ways to apply what's been covered so far?

"Pada era beliau konsep mobil murah sebenarnya sudah diwujudkan dalam bentuk mobil Kijang," ujar pengusaha nasional itu. Pada tahun 1970-an pemerintah memang tengah mendorong pengembangan kendaraan bermotor niaga sederhana (KBNS).

Rachmat mengaku mengenai William Soeryadjaya dari sang ayah Thayeb M Gobel. William dan Thayeb Gobel sama-sama mengembangkan bisnis dan industri melalui informasi lowongan kerja terbaru sama dengan pihak Jepang. William Soeryadjaya membangun kerajaan otomotif, sedangkan Thayeb Gobel membangun bisnis dan industri elektronik dengan Matsushita (pemegang merek Panasonic).

"Saya mengenal Om William melalui ayah saya. Dulu saya juga banyak belajar bisnis dari beliau (William), visi industrinya informasi beasiswa luar negeri biasa dan memiliki jangkauan ke depan," ujar Preskom PT Panasonic Gobel berita indonesia terbaru itu.

Ia mengatakan William memiliki visi mengembangkan industri yang kuat yaitu membangun industri tidak hanya sekedar membangun pabrik untuk merakit produk yang komponennya berasal dari impor, namun ia juga membangun industri komponen sehingga mampu menopang industri otomotif yang dikembangkan Grup Astra.

"Dengan visinya yang jauh ke depan itu, Astra mampu menjadi perusahaan industri yang kuat dan memiliki nilai tambah. Banyak tauladan yang bisa diambil dari pemikiran Om William dalam pengembangan industri di Indonesia," ujarnya.

Di samping keberhasilannya meletakkan dasar industri otomotif di Indonesia, William Soeryadjaya juga dikenal memiliki kepemimpinan yang kuat, namun tidak otoriter.

"Kepemimpinan beliau (William Soeryadjaya) sangat kuat dan sangat baik, tidak otoriter, namun sangat kekeluargaan dan humanis," ujar Johnny Darmawan yang mengaku digembleng lewat PT Astra Internasional menjadi profesional handal, setidaknya mampu menjadikan PT Toyota Astra Motor sebagai pemimpin pasar otomotif berita indonesia terbaru selama bertahun-tahun hingga kini.

Menurut dia, Om William selalu memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk berkembang sehingga mampu mencetak profesional dan pengusaha yang juga handal seperti TP Rachmat dan Budi Setiadarma yang pernah menjadi Presdir Grup Astra. "Beliau mampu mencetak konglomerat berikutnya," ujar Johnny.

Baik Johnny dan Rachmat yang merupakan generasi jauh di bawah William Soeryadjaya mengaku kehilangan sosok yang bisa menjadi panutan dalam dunia lowongan kerja terbaru bisnis dan industri di berita indonesia terbaru itu.

Sang pelopor kini telah tiada. Seperti yang dikemukan Presdir Grup Indomobil Gunadi Sindhuwinata, patah tumbuh hilang berganti. Ia berharap segera muncul sosok seperti William Soeryadjaya lainnya di tanah air yang mampu mengimplementasikan visi jauh ke depan dan menyeimbangkan kehidupan sosial dan religius sehingga menjadi tauladan dan kebanggaan negeri ini.

"Patah tumbuh hilang berganti, kita berharap akan ada sosok-sosok William Soeryadjaya di masa datang yang bisa membawa nama berita indonesia terbaru ke kancah internasional," ujar Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI) itu.

Sementara itu, perkembangan terakhir dari rencana pemakaman sosok sang pelopor itu, disampaikan Kepala Humas PT Astra Internasional Tbk Yulian Warman. Dalam pesan singkatnya, ia mengatakan jenazah William Soeryadjaya yang disemayamkan di rumah duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta sejak Jumat (2/4) akan menuju pemakaman San Diego Hills, Karawang (Jawa Barat), pada pukul 9.00 WIB, Senin (5/4).

Selamat jalan Om William. Rintisan informasi lowongan kerja terbaru kerasmu menjadi modal dasar yang mewarnai perjalanan pengembangan industri otomotif di tanah air.
(T.R016/ R009)

Of course, it's impossible to put everything about tech into just one article. But you can't deny that you've just added to your understanding about tech, and that's time well spent.

Bengkel Tani, Model Penyuluhan Swasta Pertanian

When you're learning about something new, it's easy to feel overwhelmed by the sheer amount of relevant information available. This informative article should help you focus on the central points.
Cirebon (ANTARA News) - Menyebut nama bengkel, orang akan terkesan akan bengkel sepeda motor atau bengkel mobil, atau yang berkaitan dengan mesin, sedangkan dibidang pertanian mungkin agak jarang bahkan tidak pernah mendengarnya. Bengkel Tani Nusantara Jaya, merupakan salah satu unit kegiatan dari Koperasi serba usaha Nusantra Jaya, di desa Endir, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sengaja didirikan yang berfungsi sebagai penyuluh pertanian.

"Bengkel Tani didedikasikan sebagai layanan khusus konsultasi pertanian kepada petani binaan Koperasi," kata Manenjer Koperasi Nusantara Jaya Ir. Mudasir awal April informasi beasiswa gratis 2010 pada HUT pertama koperasi itu di Endir.

Operasioan bengkel tani didukung oleh tenaga-tenaga profisonal sarjana pertanian yang memiliki kualifiasi dan kompetensi di bidangnya.

Karena itu, mereka sudah didaftarkan sebagai tenaga penyuluh swasta di unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penyuluh Pertanian wilayah Pangenan dan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Fungsi layanan bengkel tani adalah memberi pendampingan dan bimbingan teknis/teknologi kepada petani pada sistem usaha tani yang berbiaya rendah, efektif, efesien dan menguntungkan sejak pengolahan tanah hingga panen.

Layanan diberikan secara gratis dengan model konsultasi dan kunjungan langsung ke lahan pertanian, sehingga setiap rekomendasi perlakuan yang akan diberikan pada tanaman benar-benar tepat sasaran, katanya.

Paling tidak ada lima orang yang berkualifikasi sarjana perntaian mengawaki bengkel tani tersebut dan telah bekecimpung selama setahun.

Hasilnya, informasi beasiswa luar negeri biasa, karena disamping membibing dan mengarahkan petani juga Koperasi Serba Usaha Nusantara Jaya, juga menyediadan berbagai kebutuhan petani seperti pupuk, obat-obatan dan bibit.

Bahkan, koperasai itu, menyediakan kredit pertanian melalui UPT Suwamitra bekerjasama dengan Bank Bukopin dalam upaya memenuhi kebutuhan akan dana petani.

Salah seorang tenaga penyuluh tersebut, Ir, Anwar, mengatakan melalui bengkel tani telah memberi pelayanan konsultasi dan bimbingan selama setahun kurang lebih 400 petani dengan luas garapan sekitar 250 hektare yang tersebar di beberapa sentra pertanian di Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka dan bahkan sampai Brebes (Jawa Tengah).

Operasional bengkel tani yang menjangkau beberapa kabupaten di Jabar hingga Jateng tersebut terutama kepada patani bawang merah, katanya.

Dikatakannya, merujuk pada tanggapan yang positif dari petani terhadap layanan bengkel tani tersebut, maka Koperasi bertekad memperluas wilayah binaan dengan target 500 hektare tahun informasi beasiswa gratis 2010 dengan jumlah petani 1.000 orang, dan 1.000 hektare pada tahun 2011 dengan target jumlah petani plasma 2.000 orang.

Guna memenuhi tenaga pembibing, Koperasi telah merancang program kerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan IPB Bogor.

It seems like new information is discovered about something every day. And the topic of tech is no exception. Keep reading to get more fresh news about tech.

Kerjasama itu, akan dikemas dalam kegitan praktek informasi lowongan kerja terbaru lapangan (PKL) mahasiswa dengan menempatkan peserta PKL sebagai tenaga pendampingan dan pembimbing di lapangan.

Tantangan

Menjadi penyuluh pertanian, apalagi penyuluh swasta memiliki tantangan tersendiri, mengingat para petani biasanya perlu percontohan untuk ditiru.

Oleh karena itu, lima penyuluh pada bengkel tani tersebut menyediakan waktu dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB bagi petani setiap hari untuk konsultasi.

"Selama setahun beroperasi, tenaga bengkel tani sudah biasa berdebat, berdiskusi dengan petani misalnya ada tanaman yang terganggu pertumbuhannya apakah disebabkan oleh penyakit atau hama," kata Ir.Mudasir menambahkan.

Seiring dengan berjalanannya waktu, maka petani lambat laun menyadari bahwa mereka perlu pendampingan setelah apa yang diinformasikan penyeluh benar, katanya.

Ketua Koperasi Nusantara Jaya, Sunarto Atmo Taryono, mengemukakan bahwa pernah suatu ketika petani membeli obat-obatan ke koperasi itu dan hasil pertaniannnya justru anjlok.

Petani tersebut, rupaya hanya membeli tanpa diketahui dahulu penyebab terganggunya tanaman yang diusahkan, akibatnya petani tersebut merugi.

Koperasi melaui bengkel taninya, menyarankan pendampingan kepada petani tersebut, baik penggunaan pupuk, obat-obatan. Pada musim tanam berikutnya, barulah petani tersebut mengakui dampak dari pendampingan tersebut, dengan hasil memuaskan, katanya.

Sunarto menyebutkan pula, selain melakukan pendampingan, pihnaknya telah menyalurkan dana kredit pembiyaan usaha tani melalui USP Swamitra selama tahun 2009 sebesar Rp2,2 miliar.

"Mengingat keluhan pertama petani, adalah pembiayaan, maka kami bertekad salin membantu teknologi pertanian, juga mencarikan permodalan dengan bekerja sama dengan pihak Bank Bukopin," katanya.

Oleh karena mendapat tanggapan positif dari petani, pihaknya menargetkan penyeluran pembiayaan pertanian melalui USP Swamitra Nusantara Jaya tahun informasi beasiswa gratis 2010 sebesar Rp5 miliar dan tahun 2011 menjadi Rp10 miliar, katanya.

Selain itu, Koperasi teresbut bekerja sama dengan sejumlah produsen pupuk dan obat-obatan pertanian serta sarana produksi peranian lainnya guna memenuhi permintaan petani.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian wilayah Pangenan dan Astanajapura Toto Sunarto Sumardi, menyambut baik adanya pendampingan dan kunsultasi yang dilakuan oleh bangkel tani Koperasi Nusantara Jaya, yang telah membimbing petani hingga penyediaan sarana produksi hingga pemasaran.

You can't predict when knowing something extra about tech will come in handy. If you learned anything new about tech in this article, you should file the article where you can find it again.

Friday, April 2, 2010

"Benih Yang Tersalib" Refleksikan Jumat Agung Petani

The following paragraphs summarize the work of tech experts who are completely familiar with all the aspects of tech. Heed their advice to avoid any tech surprises.
Magelang (ANTARA News) - Kedua kaki lelaki itu terayun melangkah seakan mengikuti irama gembira hatinya saat menyusuri jalan desa di lereng barat Gunung Merapi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pagi itu. Kabut tebal belum bergerak menutup seluruh badan gunung sehingga puncaknya terlihat secara jelas dan indah mengepulkan asap, pertanda gunung itu masih berstatus gunung berapi aktif. Sinar matahari seakan menyeruak dari sisi kiri puncak gunung yang terletak di perbatasan antara Provinsi Jateng dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lelaki berumur 45 tahun itu bernama Suyud, dia adalah petani holtikultura Dusun Grogol, Desa Mangunsuko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Sepatu botnya masih terlihat berlumur lumpur dan wajahnya yang berjambang dan berjenggot itu masih mengguratkan kucuran keringat saat melewati jalan itu.

Dia berita terbaru saja pulang dari lahan pertaniannya yang berita terbaru saja ditanami bibit cabai dan bunga kol.

"Sebentar saya ganti baju dulu, biar pantas seperti lainnya," katanya.

Ia pun terlihat berjalan bergegas ke rumahnya untuk selanjutnya menuju pekarangan di pinggir jalan ujung desa di sebelah utara Kali Senowo, tempat awal umat Katolik setempat memulai jalan salib kontemporer petani yang bertajuk "Benih Yang Tersalib", Jumat (2/4).

Puluhan umat setempat yang sebagian besar bergantung kepada kehidupan pertanian holtikultura lereng Merapi telah berkumpul untuk mengikuti prosesi Jumat Agung, mengenang wafat Isa Al Masih. Suyud telah berada di tengah-tengah mereka mengenakan pakaian berwarna serba hitam ala petani untuk mengikuti prosesi serangkai dengan pekan suci Paskah itu.

Pimpinan umat Katolik setempat, Romo Bernardus Singgih Guritno, Pr., memimpin prosesi jalan salib "Benih Yang Tersalib" yang digarap oleh seniman petani setempat, Susanto.

"Kita bersama-sama mengenang kematian Yesus melalui penderitaanNya disalib karena cintaNya kepada kita, Ia menebus dosa manusia melalui jalan salib," kata Singgih.

Sejumlah pemuda mengenakan tutup kepala, caping, memainkan performa jalan salib kontemporer petani itu. Sebuah salib setinggi tiga meter terbuat dari bambu "petung" dipanggul mereka bersama-sama pada prosesi itu.

Salib bambu itu berbalut rangkaian sejumlah benih pertanian seperti padi, jagung, dan cabai, seakan menggantikan bentuk salib konvensional yang menggambarkan Yesus yang tersalib.

Sang koreografer yang juga petani organik setempat seakan ingin mengatakan bahwa benih pertanian juga mengorbankan diri untuk tumbuh dan berkembang agar berguna sebagai bahan pangan manusia, analog dengan pengorbanan Yesus melalui kematiannya disalib untuk menebus dosa manusia agar kembali menjadi anak-anak Allah yang layak atas Kerajaan Surga.

Sejumlah pemuda lainnya terlihat mengenakan pakaian seragam aparat dengan properti rompi dan topi penari kesenian rakyat setempat "gangsir ngenthir", simbolisasi performa tentara zaman Romawi yang membawa Yesus keluar dari Yerusalem menuju puncak Gunung Golgota, tempat penyaliban .

Lantunan tembang-tembang rohani Katolik berbahasa Jawa mengiring prosesi sepanjang sekitar satu kilometer dari ujung desa itu menuju gedung yang mereka sebut sebagai "Gubug Selo Merapi" (GSPi).

Peserta prosesi yang terdiri atas para lelaki dan perempuan, orang tua, pemuda, serta anak-anak itu berhenti di sebelas tempat untuk merenungkan peristiwa agung sepanjang jalan salib Yesus itu.

Mereka secara bergantian membacakan doa dan renungan berbahasa Jawa "krama inggil" di setiap perhentian yang ditandai dengan kursi dari kayu jati dibalut kain putih dan gambar jalan salib konvensional serta properti lilin menyala di dalam cobek ukuran kecil.

It seems like new information is discovered about something every day. And the topic of tech is no exception. Keep reading to get more fresh news about tech.

"`Kados dene wiji, dhawah mboten njalari pejah, ananging kanthi dhawah ing lemah, wiji saged tuwuh lan gesang.` (Seperti biji yang jatuh ke tanah, ia tidak mati tetapi tumbuh dan berkembang,red.)," demikian sepenggal renungan yang dibacakan oleh seorang pemudi setempat, Nina, di perhentian ke-7 prosesi jalan salib itu.

Semua umat yang mengikuti prosesi termasuk Suyud yang juga salah seorang pemuka umat Katolik setempat itu terlihat berlutut, mengatupkan kedua tangan, dan lalu mendaras doa bersama-sama.

"`Dhuh Gusti, Sampeyan Dalem dhawah malih wonten ing margi, ewa semanten jumeneng malih, saha nerasaken tindak.` (Yesus, Engkau jatuh lagi di perjalanan salibMu, namun berdiri lagi untuk melanjutkan perjalanan menuju Golgota guna menyelesaikan karya penyelamatanMu, red.)," demikian sepenggal doa bersama mereka yang terdengar ketika itu.

Mereka kemudian mengarak salib kontemporer itu memasuki GSPi, bangunan dari batu Merapi yang dikonstruksi secara terbuka atau tanpa dinding, tempat umat Katolik setempat berkumpul, berdialog, berolah seni dan budaya, serta mendaraskan doa melalui misa kudus setiap minggu.

Salib itu didirikan di depan altar dan tabernakel, di sampingnya diletakkan properti jenazah Yesus tertutup selembar kain motif batik dihias dengan beberapa untaian bunga melati dan taburan bunga mawar.

Itulah perhentian terakhir dari seluruh rangkaian prosesi jalan salib mereka untuk menggambarkan bahwa Yesus wafat melalui jalan penyaliban. Umat secara bergantian menaburkan bunga mawar di properti jasad Yesus Sang Penebus.

Susanto mengatakan, melalui jalan salib kontemporer itu umat yang juga petani setempat diajak merefleksikan semangat pengorbanan berupa kematian Yesus secara tulus bagi keselamatan manusia, yang ternyata tidak sia-sia.

"Benih pertanian mengorbankan diri dengan cara tumbuh dan berkembang menjadi tanaman cerita dewasa yang menghasilkan buah, bagaikan pengorbanan Yesus yang rela mati untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Tidak ada pengorbanan yang sia-sia untuk mewujudkan pertanian lestari, itulah semangat pertanian organik," katanya.

Prosesi jalan salib dalam kemasan "Benih Yang Tersalib", katanya, secara khusus untuk mengajak umat Katolik Merapi merefleksikan nilai-nilai pengorbanan, ketulusan, cinta kasih, dan pelayanan bagi sesama manusia melalui media pertanian yang digeluti mereka setiap hari.

Singgih mengatakan, jalan penyaliban yang dianggap hina oleh publik pada zaman kehidupan historis Yesus, kini telah berubah menjadi jalan membanggakan karena Yesus menebus dosa manusia melalui jalan salib itu.

"Jalan salib sebagai kisah sengsara dan memalukan pada masa lampau tetapi sekarang sebagai jalan membanggakan bagi umat kristiani. Mereka mengikuti jalan salib Yesus untuk mencapai kebahagiaan spiritual," katanya.

Umat kristiani, katanya, sudah seharusnya tidak sekadar mencari sukses dalam kehidupannya tetapi juga lebih menghayati proses menggapainya melalui semangat jalan salib itu.

Ia mengatakan, pertanian pada masa lalu sebagai mata pencaharian yang tidak membanggakan dalam tataran kehidupan sosial kemasyarakatan.

Kebudayaan pertanian, katanya, patut untuk terus menerus dikembangkan sehingga menjadi kebanggaan petani.

Semangat hidup petani yang setiap saat bergaul dengan alam, mengarungi kehidupan secara sederhana, tulus, dan penuh pengharapan menjadi tempat Allah untuk melimpahkan rahmat.

"Kesadaran bahwa petani pun meneladan Yesus yang menyelamatkan itu sehingga mereka kini bangga sebagai petani. Hasil panenan pertaniannya setiap saat ditunggu oleh sesamanya," katanya.

"Benih Yang Tersalib" sebagai benih kebanggaan umat kristiani lereng Merapi karena memberi inspirasi mereka untuk meneladan karya penyelamatan Yesus. (ANT/A038)

When word gets around about your command of tech facts, others who need to know about tech will start to actively seek you out.

Perang Air Atraksi Budaya "Laluhan" Dayak Kapuas

When most people think of tech, what comes to mind is usually basic information that's not particularly interesting or beneficial. But there's a lot more to tech than just the basics.
Kapuas (ANTARA News) - Sekelompok anak muda bersorak sorai kegirangan ketika senjata air yang mereka miliki yang diarahkan ke lawan mengenai sejumlah pemuda lainnya sehingga pemuda yang dinilai sebagai lawanya itu basah kuyub. Kendati basah kuyup sejumlah pemuda yang terkena semprotan air itu tidak marah, sebaliknya mereka justru kegirangan dengan sorak sorai pula, seraya membalas serangan itu dengan semprotan air pula sehingga terjadilah baku serang.

Perang-perangan air tersebut terjadi di atas Sungai Kapuas, Kota Kuala Kapuas, Ibukota Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Situasi itulah yang terjadi dalam perang air (perang danum) dalam atraksi budaya "Laluhan" yaitu sebuah acara ritual Dayak Ngaju.

Laluhan sebuah tradisi masyarakat Dayak yang masih dilestarikan wearga Kabupaten Kapuas, bahkan belakangan atraksi budaya sekaligus ritual itu selalu meramaikan acara puncak peringatan hari jadi Kota Kuala Kapuas, seperti yang terjadi Rabu (21/3) lalu.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, H.Nurul Edy, atraksi budaya tersebut akan selalu digelar berkenaan peringatan hari jadi Kabupaten, maksudnya tiada lain sebagai lirik lagu indonesia masyarakat sekaligus sebagai sarana pelestarian kebudayaan dan kepercayaan warga setempat.

Maksud lain, adalah untuk menjadikan acara adat itu sebagai atraksi wisata tahunan untuk menjadi "magnet" bagi kunjungan wisatawan ke wilayah berjuluk "kota air" tersebut.

"Kita akan terus promosikan atraksi budaya dan atraksi wisata Lauhan ke berbagai penjuru tanah air, baik melalui pemberitaan mas media, maupun bentuk promosi yang lain, dan berharap atraksi ini menjadi daya pikat kuat terutama bagi wisatawan mancanegara," katanya kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, dalam atraksi kali ini bukan saja dihadiri berbagai wisatawan lokal Kalteng dan wisatawan provinsi tetangga Kalsel dan Kaltim , tetapi juga terdapat sejumlah turis asing seperti dari Perancis, Thailand, maupun dari Australia.

Once you begin to move beyond basic background information, you begin to realize that there's more to tech than you may have first thought.

"Kita berharap promosi atraksi wisata ini bisa melalui dari mulut ke mulut wisatawan asing tersebut," kata Nurul Edy.

Berdasarkan berbagai keterangan disebutkan, Bagi warga Dayak Ngaju, tradisi laluhan berkaitan acara adat yang disebut tiwah, semacam upacara pengangkatan tulang belulang seseorang yang sudah meninggal dan dikubur, kemudian dipindahkan ke suatu bangunan kecil yang disebut sandung.

Upacara ini terkait dengan kepercayaan nenek moyang suku Dayak setempat "Kaharingan." guna memindahkan tulang belulang tersebutlah maka dilakukan acara Laluhan.

Laluhan adalah pengantaran barang-barang pemberian dari warga desa yang satu kepada warga desa yang lain yang lagi menggelar upacara ritual tiwah, pemberian sebagai ungkapan kebersamaan dan kegotong-royongan.

Dalam upaya ini biasanya dipimpin tokoh adat tokoh agama dengan cara menfaatkan sarana air berupa, klotok, tongkang, sampan, rakit, atau perahu yang penuh dengan berbagai hiasan berornamen budaya Dayak setempat.

Barang-barang sumbangan tersebut dibuat ke dalam angkutan air itu, kemudian di dalam angkutan air seperti perahu terdapat sejumlah orang yang memainkan alat musik tradisional setempat seperti gong, kenong, babun, seruling, biola dan sebagainya seraya bernyanyi dengan lagu khas setempat.

Maksudnya, upacara Laluhan adalah untuk membantu meringankan beban bagi kampung lain yang sedang menyelenggaraan upacara ritual tiwah, karena dalam upacara ritual ini menelan biaya yang cukup besar.

Selain sebagai bagian ritual upacara adat tiwah, acara laluhan

kini sudah dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi atraksi budaya lainnya seperti di antaranya menampilkan pesta perang adat, perang air, saling melempar batang tanaman suli sebagai simbol pengganti senjata tombak.

Kegiatan perang-perangan ini sebagai simbol, begitu gigihnya warga Dayak dalam mempertahankan wilayahnya dari gangguan musuh, atau sebagai simbol begitu gigihnya warga setempat memerangi kemiskinan dan keterbelakangan agar menjadi sebuah masyarakat yang maju dalam upaya memajukan pembangunan khususnya Kabupaten kapuas dan secara umum Provinsi Kalteng.(H005/J006)

That's how things stand right now. Keep in mind that any subject can change over time, so be sure you keep up with the latest news.

Tuesday, March 30, 2010

Minapolitan dan "Minapolitik"

The best course of action to take sometimes isn't clear until you've listed and considered your alternatives. The following paragraphs should help clue you in to what the experts think is significant.
Jakarta (ANTARA News) - Gebrakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) cukup mengejutkan. Produksi perikanan sebesar 8 juta ton pada 2009 akan dipacu 353 persen pada 2014 melalui strategi minapolitan. Minapolitan adalah strategi pembangunan perikanan berbasis kawasan, yakni Ibarat sebuah mobil, menteri KP saat ini sedang menancap gas. Model tancap gas seperti ini perlu diapresiasi sebagai kesungguhan untuk membangun sektor KP.

Optimisme ini perlu dijaga karena sektor KP ini masih terus dianggap kecil dan kurang strategis. Secara politik juga kurang diperhitungkan. Strategi ini memang mirip dengan strategi para menteri sebelumnya.

Pada era Habibie, ada Gerakan Protekan. Pada era Megawati ada Gerbang Mina Bahari. Dan, era periode pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ada Revitalisasi Perikanan.

Apakah Minapolitan akan bernasib sama dengan gerakan-gerakan sebelumnya yang belum sesuai harapan? Lalu, apa yang perlu dicermati dari strategi minapolitan tersebut?

Dalam mencermati fenomena ini, penting untuk memahami peta aliran pemikiran yang kini mempengaruhi gerakan perikanan. Peta aliran tersebut sudah dikenal dalam kajian ekologi-politik dan secara riil memang ada kelompok pengikutnya. Masing-masing aliran akan merespons minapolitan secara berbeda.

Pertama, aliran dengan pendekatan konservasi keanekaragaman hayati (biodiversity conservation) yang tentu akan mempertanyakan apakah gerakan minapolitan akan merusak sumberdaya atau tidak.

Bila menteri KP menekankan budidaya sebagai andalan dalam minapolitan, kalangan dalam pendekatan ini akan mewaspadai terjadinya kerusakan sumberdaya mengingat sumber pakan selama ini berasal dari ikan.

Dengan mendongkrak produksi budidaya berarti kebutuhan pakan akan meningkat, akibatnya kegiatan penangkapan ikan akan meningkat pula. Padahal upaya pemerintah menekankan budidaya tidak lain karena kondisi sumberdaya ikan sudah semakin menurun dan kegiatan perikanan tangkap sudah sulit diandalkan lagi.

Apa artinya ada pengendalian penangkapan bila ternyata pada akhirnya penangkapan akan marak lagi untuk memenuhi kebutuhan pakan. Karena itu kalangan ini sangat anti terhadap budidaya ikan kerapu yang pakannya bersumber dari alam.

Selain itu kalangan ini akan kritis terhadap pengembangan tambak yang mengkonversi mangrove. Hal ini karena mangrove dianggap sebagai tempat penting baik untuk pemijahan ikan, tempat hidupnya beberapa spesies penting, dan secara ekologis penting dalam melindungi daratan dari gelombang pasang, tsunami, ataupun intrusi air laut.

Karena itulah gagasan kelompok ini adalah pentingnya sertifikasi atau eko-labeling usaha budidaya untuk meyakinkan pasar bahwa usaha tersebut tidak merusak lingkungan, seperti munculnya best aquacultur practice (BAP) dan sejumlah bentuk sertifikasi lainnya.

Kedua,aliran dengan pendekatan eko-populisme (eco-populism) yang akan mempertanyakan apakah gerakan minapolitan akan membawa keadilan dan kesejahteraan masyarakat atau tidak.

Bila budidaya yang akan digenjot, maka isu yang muncul adalah siapa yang akan dijadikan aktor terpenting: apakah pengusaha besar atau rakyat? Pengalaman berkembangnya usaha tambak skala besar yang merusak lingkungan serta menempatkan rakyat hanya menjadi buruh industri tambak tentu masih menjadi ingatan penting.

Seperti kalangan konservasi, maka kalangan ini juga akan kritis terhadap berkembangnya tambak skala besar namun dengan argumentasi yang berbeda.

Selain itu, tumbuhnya usaha budidaya secara masif akan dilihat sebagai upaya yang hanya menguntungkan industri pakan yang kebanyakan masih berafiliasi pada perusahaan multinasional. Kondisi ini akan makin menciptakan ketergantungan pada perusahaan-perusahaan besar, yang pada akhirnya merekalah yang akan mengendalikan harga pakan.

The best time to learn about tech is before you're in the thick of things. Wise readers will keep reading to earn some valuable tech experience while it's still free.

Dengan kondisi seperti ini, maka pembudidaya ikan skala kecil akan terus dikendalikan oleh pasar. Karena itulah, ide kelompok ini adalah bagaimana membangun kedaulatan para pembudidaya ikan yang berarti mampu menentukan usahanya sendiri tanpa harus terlalu tergantung pada industri pakan atau pengusaha inti. Diyakini bahwa kedaulatan ini akan membawa kepada kesejahteraan.

Ketiga, aliran dengan pendekatan pembangunan berwawasan lingkungan (eco-developmentalism). Ini merupakan tipe pendekatan jalan tengah. Pendekatan modernisasi ekologi ini merupakan turunan dari pendekatan Malthusian yang menganggap persoalan ekologis adalahfaktor ledakan penduduk.

Ide pokonyapertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan bisa disinergikan, dan penemuan teknologi ramah lingkungan atau instrumen-instrumen yang dianggap "menjamin" kelestarian lingkungan menjadi strateginya.

Dalam konteks minapolitan, maka tumbuhnya pertambakan skala besar dianggap sebagai suatu yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi karena dapat membuka lapangan informasi lowongan kerja terbaru berita terbaru serta mendorong ekspor nasional.

Namun kelompok ini mencatat pentingnya instrumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk menjamin bahwa usaha budidaya tersebut tidak berdampak serius terhadap lingkungan. Gagasan kelompok ini adalah pembangunan berkelanjutan (sustainable deveopment).

Melihat adanya ragam aliran pembangunan perikanan itu, minapolitan bukan persoalan teknis (management) bagaimana menggenjot produksi dan pasar, tetapi ternyata merupakan persoalan tata-kelola (governance).

Artinya, secara obyektif ada ragam aliran pemikiran atau pendekatan dan kepentingan para pihak yang mesti diakui dan didialogkan. Belum lagi bila kita memasukkan variabel pemerintah daerah, akademisi, LSM, dan anggota DPR atau politisi yang tersebar ke dalam ragam aliran yang berbeda itu.

Setiap kelompok akan berusaha mempengaruhi kebijakan agar alirannya lah yang diterima. Banyak LSM yang sengaja memasang para pelobi di pemerintahan demi memperjuangkan kepentingannya.

Dari berbagai aliran pemikiran tersebut,pemerintah umumnya cenderung pada aliran ketiga, namun mestinya tetap mengakui adanya ruang politik bagi keberadaan aliran pertama dan kedua sebagai rem.

Mengabaikan dua aliran tersebut sama saja dengan terus tancap gas tanpa rem, dan akibatnya sudah dapat diduga apa yang akan terjadi. Karena itu minapolitan harus dilihat pula secara politik (baca:mina-politik).

Dengan demikian, sudah saatnya pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas kepada publik sehingga produk kebijakan yang pada akhirnya diambil merupakan resultante dari berbagai kepentingan dan ragam pemikiran.

Namun demikian, hal penting lainnya "mina-politik" tentang minapolitan tidak saja berdimensi internal, tetapi juga eksternal. Artinya persoalan minapolitan juga sangat ditentukan oleh sejauh mana dukungan sektor-sektor lain serta sistem penganggaran di DPR.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) cukup menentukan dalam penyediaan infrastruktur. Kementrian Keuangan juga penting dalam regulasi perpajakan. Saat ini Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan diberlakukan untuk produk ikan. Jelas, bahwa nelayan dan pembudidaya ikan akan sangat terpukul.

Dengan demikian, minapolitan akan terancam bila kebijakan perpajakan ini tidak diubah. Begitu pula penganggaran di DPR juga krusial. Dengan penganggaran yang dikaitkan dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) jelas akan menjerat sektor KP ke dalam dilema baru: menggenjot pungutan yang tentu kontraproduktif dengan investasi, atau anggaran yang diturunkan karena tak sanggup memenuhi target PNBP yang ditetapkan DPR.

Nah, dis inilah Menteri KP mendapat tantangan yang tidak kecil. Belum lagi relasi dengan pemerintah daerah yang merupakan ujung tombak pembangunan. Karena itulah, Menteri perlu belajar dari pengalaman masa lalu dan mengemas strategi barunya dengan mempertimbangkan sejumlah variabel politik dan ragam aliran pemikiran gerakan perikanan selama ini. (***)


Penulis, Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB

Take time to consider the points presented above. What you learn may help you overcome your hesitation to take action.

Memburu Ular Maut Segede Tiang Listrik

Current info about tech is not always the easiest thing to locate. Fortunately, this report includes the latest tech info available.
Medan (ANTARA News) - Sudah hampir dua minggu sejak memangsa M. Zakaria (13), murid SMP PGRI Deli Serdang, ular piton raksasa itu belum juga ditemukan. Selama itu pula, piton yang menurut warga pinggir Sungai Tembung ukurannya segede tiang listrik itu, hilang entah ke mana, kendati belasan pawang dikerahkan untuk memburunya. Diperlukan informasi lowongan kerja terbaru keras, keuletan dan kesabaran, untuk memburu binatang melata ganas yang sekarang begitu diperhatikan warga Deli Serdang itu. Warga daerah ini bersumpah, ular itu harus ditemukan.

Ular besar yang mendadak raib begitu gagal memangsa Zakaria itu tidak hanya membuat warga sekitar Daerag Aliran Sungai (DAS) Tembung cemas dan takut, tetapi juga menyedot perhatian warga Sumatera Utara, bahkan Indonesia.

Pawang-pawang ular dari berbagai daerah di tanah air pun didatangkan untuk memburu dan melacak sang ular maut.

Warga daerah situ belum merasa aman hidupnya sepanjang ular besar yang raib bersembunyi itu tidak diketahui keberadaannya. Sebelum belasan pawang ular itu menemukan sang ular, ratusan jiwa orang warga pinggir Sungai Tembung tak akan pernah merasa hidup tenteram.

"Saya heran sampai saat ini, ular ganas itu belum juga didapat, tiak tahu apa alasannya. Saya takut akan jatuh lagi korban lainnya," kata Zulkifli (52), paman korban Zakaria di Tembung, Selasa.

Zulkifli menyatakan, tidak ada alasan untuk tidak menemukan piton sepanjang tujuh meter itu, karena kalau tidak, ratusan warga bisa mengalami nasib serupa dengan Zakaria, atau lebih buruk lagi, ditelan hidup-hidup si ular bengis itu.

Zulkifli sampai meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Camat Percut Sei Tuan dan Kapolsekta Percut Sei Tuan turun menangani urusan ini.

"Pemerintah di daerah setempat jangan sampai membiarkan masyarakat yang tinggal di pinggiran DAS Tembung terus trauma dan takut keluar rumah," kata Zulkifli.

Jumat dua pekan lalu (19/3), sehari setelah Zakaria tewas diremukkan ular segede tiang listrik itu, pawang berhasil menangkap seekor ular di Sungai Tembung. Tetapi, ular ini ternyata bukan pemangsa Zakaria, melainkan ular lain yang biasa berkeliaraan di Sungai Tembung.

"Ciri-ciri ular pemangsa Zakaria itu berkulit agak hitam dan berukuran besar serta sebagian tubuhnya ada bekas luka tombak," terang Zulkifli.

Ular yang kena jerat itu memang lain dari si pemangsa Zakaria karena tubuhnya lebih mulus, warna kulit lebih putih dan tidak terlalu besar.

Sebelumnya, Kamis petang (18/3), warga sekitar Sungai Tembung digegerkan oleh seekor piton raksasa, telah memangsa pelajar SMP yang sedang mandi di sungai itu bersama tiga temannya, sepulang dari sekolah.

Piton yang diduga sedang sangat lapar itu dengan ganasnya melilit Zakaria yang sekuat tenaga pula berenang menjauhi dan keluar dari sungai. Piton itu membanting-bantingkan Zakaria di dalam sungai, hingga akhirnya pelajar SMP itu mati lemas.

Tiga kawan korban berhasil keluar dari sungai dan bergegas meminta bantuan warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pemangsaan. Lalu, menggunakan bambu runcing, warga menombak kepala dan badan ular sampai lilitannya ke tubuh Zakaria melonggar.

Usaha warga tidak sia-sia. Si piton segera melepaskan korban yang sudah remuk dan tidak bernyawa lagi itu. Mulut piton ini sebenarnya sudah hendak menelan Zakaria.

Ular itu menyelam untuk kemudian menghilang menuju terowongan persembunyiannya dan sampai saat ini tidak pernah keluar, demikian Zulkifli.

Trauma

Teman korban yang juga saksi pembunuhan brutal manusia oleh hewan itu, Khairil Asri (10), mengaku masih trauma. Dia masih lekat mengingat bagaimana temannya dipatok, dibelit dan nyaris ditelan piton besar itu.

"Sampai saat ini saya masih terus terbayang dengan peristiwa ular besar yang memangsa Zakaria. Pengalaman menyedihkan itu sulit dilupakan," ujar pelajar SD kelas IV yang juga warga Desa Tembung itu.

Now that we've covered those aspects of tech, let's turn to some of the other factors that need to be considered.

Khairil mengaku, dia tidak bisa tidur, bahkan tidak berani keluar rumah dan pergi bersekolah, kalau mengingat peristiwa itu.

"Pikiran saya juga tidak bisa tenang ketika membayangkan Zakaria yang nyaris ditelan ular besar itu," Khairil.

Dia menaku menyaksikan langsung Zakaria dipatuk dan dililit ular raksasa tersebut. "Saya benar-benar ngeri dan sangat takut melihat ular besar yang melilit Zakaria itu," katanya.

Dia juga menyaksikan Zakaria dibanting-bantingkan oleh sang ular ke Sungai Tembung dan dililit empat kali, sampai lemas dan meninggal dunia lowongan kerja terbaru seketika di sungai itu.

"Saat Zakaria masih digulung ular ganas tersebut. Zakaria masih sempat merintih meminta tolong. Tapi apa daya saya, saya masih kecil dan juga takut melihat ular yang menampakkan taringnya yang besar dan tajam itu," tutur Khairil.

Khairil hanya bisa menolong kawannya itu dengan cara memberitahu paman korban, Juhri Sihombing, bahwa keponakannya sedang di ujung maut.

Seterusnya, dibantu beberapa warga setempat, Juhri berusaha menyelamatkan Zakaria yang dililit erat si ular. Mereka berhasil melukai ular itu, dengan tombak dari bambu runcing. Lilitannya mengendur, dan Zakaria pun dilepaskannya.

Pawang

Seorang warga Tembung, Mualim M. Nur Alamsyah Nasution (45) meminta pawang ular yang saat ini berlomba memburu piton besar itu menangkap binatang ganas itu secepatnya.

"Bila perlu petugas Polsekta Percut Sei Tuan, staf Camat Percut Sei Tuan, staf Desa Sunggal dikerahkan mencari ular besar pemangsa itu," kata Alamsyah.

Menurutnya, piton sepanjang tujuh meter itu diduga bersembunyi di terowongan pembuangan limbah milik PT Panca Pinang yang hanya 50 meter dari Sungai Tembung.

Ular raksasa itu tidak hanya meresahkan warga di pinggiran DAS Sungai Tembung, tetapi juga membebani pikiran banyak orang.

"Bisa saja ular yang belum tertangkap itu akan semakin ganas memangsa warga yang sedang mandi atau mencuci di Sungai Tembung," kata Alamysah.

Ia mengharapkan Camat Percut Sei Tuan mendatangkan lebih banyak pawang yang lihai dari Pulau Jawa atau mencari pawang ular terkenal di Sumatera Utara.

"Jangan biarkan terlalu lama bersembunyi di dalam Sungai Tembung. Kalau boleh ular tersebut ditangkap hidup-hidup," ujarnya.

Alamsyah mengakui bahwa ular besar itu sudah lama menghuni dan berkeliaran di Sungai Tembung. Pada 1973, sewaktu duduk di bangku SD, untuk pertamakalinya Alamsyah menyaksikan ular besar itu.

15 tahun kemudian, pada 1988, Alamsyah melihat ular itu untuk kedua kalinya. Tentu saja ular itu belum sebesar seperti sekarang.

"Bisa saja ular yang dilihat saya itu adalah ular piton berukuran besar yang memangsa Zakaria. Kalau memang benar ular itu, maka usianya sudah puluhan tahun," demikian Alamsyah.

Sampai tulisan ini dibuat, ular raksasa nan maut itu belum juga diketahui rimbanya, meski pawang-pawang ramai mencarinya. (*)

M034/AR09

That's the latest from the tech authorities. Once you're familiar with these ideas, you'll be ready to move to the next level.

Thursday, March 4, 2010

Apa Kata Awam Tentang Proses Politik di DPR

When most people think of tech, what comes to mind is usually basic information that's not particularly interesting or beneficial. But there's a lot more to tech than just the basics.
Jakarta (ANTARA News) - "DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) bertingkah norak, seperti anak kecil. Pejabat paling tinggi, tapi tidak tahu malu dan mencontohkan yang tidak baik kepada masyarakat," kata Linda Astuti, karyawati perusahaan pembiayaan, kepada ANTARA News, Rabu. Pernyaatan Linda diamini sejumlah orang yang diwawancari ANTARA News Rabu siang itu. "Menurut saya, rapat kemarin ya memalukan, untuk ukuran DPR. Tapi hal itu terjadi karena ada konflik kepentingan kan antara oposisi dan koalisi," kata Aditya Narayana.

Lelaki berusia 25 tahun karyawan sebuah bank BUMN ini melanjutkan, "Tapi kan koalisi mulai tidak kompak."

Aditya dan Linda mengaku kerap mengikuti tingkah para anggota DPR dari siaran televisi. "Habis, DPR-nya kan kayak artis," sindir Linda.

Pengakuan berbeda dilontarkan Nining Setyaningsih (36), penjual nasi di sebuah Warung Tegal di Jalan Kebon Sirih. Nining mengaku sering mengikuti tayangan politik di media massa.

"Menonton sih sering. Paling menarik adalah ketika ada yang bentrok, tapi jarang sampai selesai karena bosan dan ngantuk," kata ibu beranak empat yang mengaku merantau ke Jakarta sejak 1987.

Namun, sebagaimana Linda, Nining meminta kasus itu diusut tuntas.

"Ya harus diselesaikan sampai tuntas, apa lagi uangnya banyak benar, asal jangan sampai keamanan terganggu saja," sambung Udin Samsudin (40), satpam satu kantor bank swasta di Jl. Agus Salim, Jakarta Pusat.

Orang-orang awam ini umumnya menyayangkan sikap wakil rakyat yang disebut mereka tidak mempertontonkan kebijaksanaan yang seharusnya diteladankan mereka kepada mereka, yang adalah pemilih dan rakyatnya.

Mayoritas diam yang tidak turun ke jalan itu menyampaikan "suara lain" dari yang selama ini diekspos media massa.

"Politik di berita indonesia terbaru nggak penting banget, rumit. Demikian juga demonstrasi dan sidang paripurna," kata Ani Shobari, juga karyawan pada sebuah perusahaan pembiayaan nasional.

Namun, jangan anggap mereka tidak mengenal hal-hal detil. Rakyat awam agaknya menjadi "melek" politik, hingga nomor pasal peraturan hukum lainnya. Mereka menjadi "pintar" setelah media massa, terutama televisi, secara intensif "mengajari" mereka mengenai realitas politik.

You can see that there's practical value in learning more about tech. Can you think of ways to apply what's been covered so far?

"Sebenarnya sidang tidak boleh ditutup sepihak karena sudah ada aturannya di pasal 221 peraturan tata tertib DPR, sidang paripurna adalah yang tertinggi, semua bisa diubah di sidang paripurna," kata Aditya menunjuk penghentian persidangan DPR Selasa.

Sebagian dari "orang-orang kebanyakan" ini berharap para politisi konsisten dengan pendiriannya.

"Partai-partai politik harus konsisten dengan keputusan (pandangan akhir) Pansus Angket," sambung Ahmad Zaky, juga seorang karyawan bank BUMN.

Zaky juga ingin politisi dan parpol meneladankan hal-hal baik kepada masyarakat, termasuk konsistensi sikap. "Apa lagi partai-partai yang berlandaskan agama. Harus memberikan contoh yang baik," katanya.

Suara awam di kawasan Timur berita indonesia terbaru lain lagi. Salah satunya Yosef Farianto Eu (24), Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Ngadha, Nusa Tenggara Timur.

Yosef menilai proses politik yang terjadi di Jakarta akan mengimbas ke daerah. Jakarta, katanya, menjadi "benchmark" proses politik serupa di daerah.

"Jika anggota Pansus bisa mengusut tuntas masalah Century, setidaknya dapat menjadi pelajaran dan pedoman bagi DPRD tingkat II dam I dalam menangani masalah aliran dana di daerah, mulai dari kabupaten dan kota sampai desa-desa," kata Yosef kepada ANTARA News.

Dengan demikian, sambung Yosef, lembaga-lembaga yang mengawasi keuangan di daerah bisa bekerja lebih efektif dan efisien.

Sebaliknya, Anton (43), pengojek di kawasan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, justru tidak mempercayai DPR. "Paling tidak uangnya buat mereka," kata pria yang sejak 2005 menjadi pengojek itu.

Kebanyakan orang awam itu, ada usaha mencoba memahami dinamika politik yang terjadi di tingkat nasional.

"Walaupun masih terdapat beberapa ketimpangan dan sangat alot, inilah demokrasi dan perubahan yang jika diteruskan akan menjadi lebih baik di kemudian hari," kata Yosef.

Yosef mengakhiri kalimatnya itu dengan berkata, "Dengan demikian, rakyat tidak lagi ragu terhadap wakil rakyatnya dan kinerja pemerintahnya." informasi harga hp terbaru

Reporter: Liberty Jemadu
Editor : Jafar Sidik

Hopefully the sections above have contributed to your understanding of tech. Share your new understanding about tech with others. They'll thank you for it.